Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Buka Jambore Karhutla Riau 2025, Soroti Ancaman Kebakaran Hutan
Advertisement . Scroll to see content

Penggunaan Dana Desa di Tembilahan Dikritisi, Harus Lebih Efektif

Jum'at, 03 Januari 2025 | 10:51 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Penggunaan Dana Desa di Tembilahan Dikritisi, Harus Lebih Efektif
Anggota DPR, H Mafirion mengkritisi pengunaan anggaran dana desa di Tembilahan, Riau. Foto: Ist

Beberapa contoh kegiatan tersebut adalah penyuluhan narkoba dan workshop pengelolaan keuangan desa dengan biaya sekitar Rp15 juta, serta lima jenis pelatihan (seperti pelatihan kader PKK, posyandu desa, dan pengelolaan aset desa) yang menghabiskan Rp85 juta. 

Sementara itu, peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan bimbingan sosialisasi undang-undang memerlukan anggaran Rp14,5 juta.

Penggunaan dana besar seperti ini, menurut Mafirion, terjadi setiap tahun. Para kepala desa merasa tidak memiliki pilihan karena kegiatan tersebut diwajibkan, dan mereka akan dikenakan sanksi jika tidak menganggarkannya di dalam ADD.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut